Peran Mahasiswa dalam Menyiapkan Diri Sebagai Individu Sadar Lingkungan

Main Article Content

Andra Dwicki Saputra
M. Mahdan Argya Syarif
Rafif Arfa Dhiapraja
Rizky Tabriz Deanova
Shifa Andien Widyanto

Abstract

Mahasiswa memegang peran krusial dalam sistem sosial sebagai Agent of Change yang berkontribusi pada SDGs poin ke-13 Climate Change dan selaras dengan nilai filosofis Pancasila Sila ke-2 Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Di balik peran krusial ini, terdapat realita Knowing-Doing Gap, di mana mahasiswa mampu memberikan penafsiran 'sadar lingkungan', tetapi tidak begitu mengimplementasikan pengetahuan ke aksi nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemahaman, kesadaran, serta aksi nyata mahasiswa terhadap isu lingkungan. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif serta wawancara untuk mengumpulkan informasi dari 2 narasumber mahasiswa dengan universitas sama tanpa pengalaman partisipatif serta 1 narasumber universitas berbeda dengan pengalaman partisipatif, ditemukan adanya pertentangan. Hasil menunjukkan perbedaan penekanan yang jelas, terdapat narasumber tanpa pengalaman yang cenderung memaknai kesadaran secara bertahap, dimulai dari teori terlebih dahulu, kemudian menuju kesadaran aksi dan narasumber lainnya hanya berfokus pada teori. Sedangkan, narasumber dengan pengalaman secara langsung memfokuskan penafsirannya pada aksi nyata sebagai wujud utama dari kesadaran. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun mahasiswa secara teoritis mampu merujuk ke aksi, pengalaman partisipatif mengorientasikannya pada aksi nyata. Oleh karena itu, penelitian ini menemukan rekomendasi untuk perguruan tinggi dapat menyesuaikan metode pembelajaran terkait karakter atau lingkungan yang merujuk pada pembelajaran berbasis aksi dan pengalaman kesadaran yang diharapkan dapat menjembatani ketimpangan ini.

Article Details

Section
Articles